Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

SILSILAH NASAB SADULUR ABAH NUKI BIN ENGGI MA MURSIH BINTI MADUN

Gambar
SILSILAH KELUARGA BESAR ABAH NUKI BIN ENGI & MA MURSIH BINTI MADUN ABAH NUKI & MA MURSIH Gaduheun Putra 6 : 1.        MA YASAH 2.        ABU SAPSAH 3.        AKI DODOM 4.        MA IMUR 5.        ABU HAJAH INI’MAH?ABU ENIM 6.        AMIH UUN   A.     MA YASAH GADUHEUN PUTRA 3: 1. UMI HJ KHOFIYAH 2. BAPA AJEB 3. BAPA SYAIR   B.     ABU SAPSAH GADUHEUN PUTRA 7: 1.        MA EHA 2.        NANSIH 3.        BAPA UJEN 4.        BAPA OJANG 5.        BAPA MAMAT 6.        NENE PATON 7.        WA MARKOH   C.  ...
Gambar
SENJA TERAKHIR PASARAN  DI  PESANTREN NURUL HUDA  CIBURANG 20 Hari Menempa Diri, Selamanya Mengikat Hati Ada yang berbeda dengan langit Ciburang sore ini. Warna jingganya seolah membawa pesan melankolis, mengiringi langkah-langkah santri yang biasanya bergegas menuju masjid. Tak terasa, 20 hari perjalanan spiritual dalam program pasaran atau sering di sebut Pesantren Kilat Ramadan di Pesantren Nurul Huda telah mencapai puncaknya. Dua puluh hari mungkin terdengar singkat bagi dunia luar, namun bagi kami para santri yang menjalaninya, setiap detiknya adalah gema dari doa, tawa, dan perjuangan melawan kantuk di tengah lantunan kitab suci. Jejak yang Tertinggal di Nurul Huda Masih teringat jelas hari pertama kami menginjakkan kaki di sini. Wajah-wajah canggung yang belum saling kenal, kini berubah menjadi saudara seperjuangan. Dari mulai antrean mandi yang legendaris, tadarus bersama hingga suara serak saat mengaji, hingga momen "war" takjil dan buka bersama tiap ...
Gambar
 KEGIATAN PASARAN/SANLAT: SANTRI PESANTREN NURUL HUDA CIBURANG Pasaran Kitab Kuning Selama 20 Hari Memasuki bulan suci Ramadan 2026 (1447 H), Pondok Pesantren Nurul Huda Ciburang kembali menghidupkan tradisi keilmuan klasik melalui kegiatan Pasaran atau Pesantren Kilat (Sanlat). Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 20 hari penuh, mulai dari tanggal 1 hingga 20 Ramadan, ini menjadi magnet bagi para pencari ilmu dari berbagai daerah. Kaji Literatur Klasik dan Metode Kontemporer Tahun ini, kurikulum pasaran di Nurul Huda terbilang sangat komprehensif. Para santri tidak hanya diajak mendalami aspek spiritual, tetapi juga penguatan tata bahasa Arab dan etika menuntut ilmu. Beberapa kitab monumental yang dikaji antara lain: Ta’limul Muta’allim Nasoihul Ibad . Mutamimah Al-Ajurumiyah   Alfiyah Ibnu Malik . Uqudulujain . Amsilati (Metode akselerasi membaca kitab kuning). Taysirul Kholak . Dibimbing Langsung oleh Putra Sesepuh Kualitas keilmuan dalam...